Dari 861 Peserta CPNS Kotamobagu, Hanya 10 yang Tembus Passing Grade, Ini Nama-Namanya.!

KOTAMOBAGU- Hingga selesai Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berbasis Computer Assisted Test (CAT) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. Hanya ada 10 peserta yang berhasil melampaui Passing Grade daei 861 peserta.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kotamobagu Sahaya Mokoginta menyayangkan banyak peserta yang justru gugur dalam tahapan test pertama. Tak sedikit juga peserta yang datang dari daerah, namun belum berhasil lolos.

“Kita tidak bisa men-judge apakah peserta kurang persiapan atau seperti apa, ada yang sudah mencapai skor 390-an tapi kurang 2 poin di TKP. Mudah -mudahan BKN juga melihat ada evaluasi ke depan, karena ini memang sangat ketat karena 3 passing grade harus terlewati,” kata Sahaya, Senin (05/11/2018).

Menurutnya, pihaknya bakal berupaya berkoordinasi dengan KemenPAN, bagaimana kuota CPNS Kotamobagu yang diusulkan bisa terpenuhi.

“Jelas hasilnya akan disampaikan dengan kurangnya lulus, Kita akan berupaya bisa terpenuhi kuota yang diajukan. Sesuai harapan, formasi yang ada harus terpenuhi. Nah, Karena ketentuan dari Kemen-PAN harus passing grade, jika ada perubahan kita akan menunggu kebijakan Kemen-PAN. Saya kira semua daerah juga itu sama. Saya rasa mereka semua sudah maksimal, tetapi belum rejekinya,” jelasnya

Dia juga berharap ada kebijakan dari Kemen-PAN terkait kurangnya peserta yang lulus Passing grade. “Pastikan semuanya terpantau langsung daei KemenPAN. Melihat hampir semua daerah banyak yang tidak lulus maka pastinya solusinya sudah terfikirkan oleh kemetrian. Sehingga harapannya formasih yang ada harus terpenuhi, tetapi karena ketentuan KemenPAN passing grade nya itu, maka kita tunggu saja kebijakan dari KemenPAN,,” pungkasnya (al)

Berikut 10 peserta yang dinyatakan lulus Passing grade.

Dokter
Astie Angraini Mangkati
Cliff Winsky Sulangi,

Bidan
Yuli Ratnasari Pontoh,

Guru
Arif Purwo Wibowo dan Desy Astrini Massi (Matematika),
Intan Permatasari Gobel dan Ni Gusti Ayu Ratih (Bahasa Inggris).

Teknis
Muhammad Rajack Budi Nugroho dan Fadhilah Risky

Apoteker
Kurniawati Djangkarang,

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

Diketinggian 950 MDPL, Nayodo Kukuhkan Tiga Kelompok Petani Kopi

KOTAMOBAGU- Kopi menjadi salah satu komoditi paling primadona di Kota Kotamobagu. Bahkan, pengembangan tanaman ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *