Kelompok Budidaya Ikan ‘Toya Naton’, Potensi Dongkrak Produksi Ikan di Kotamobagu

KOTAMOBAGU- Keberadaan pembudidaya Ikan ternyata mampu mendongkrak produksi ikan di Kota Kotamobagu. Budidaya ini selain melestarikan apa yang dibudidaya agar tetap ada dan terjaga, juga dijadikan lahan pemasukan dana dalam bidang bisnis.

Salah satunya, kelompok ‘Toya Naton’ Desa Bungko Kecamatan Kotamobagu Selatan, dengan membudidaya beberapa jenis ikan. Selain jenis ikan Nila, kelompok ini juga membudayakan ikan jenis Gurame dan ikan Mas.

Menurut salah satu anggota kelompok Isan Pokona (40), peluang usaha ternak ikan terus terbuka lebar. Kemunculan budidaya ikan ini dapat memberikan hasil yang cukup baik.

“Belum lama ini kelompok kita berdiri, namun sudah banyak irang yang datang membeli baik yang ikan produksi maupun masih dalam bentuk bibit Nila,” kata Isan, Rabu (10’10/2018).

Dengan ukuran kolam ikan kurang lebih 20 x 30 meter, kelompok ini mampu memproduksi ratusan Kilogram (Kg) ikan , apalagi pada hari-hari besar tertentu.

“Kalau ikan produksi itu harganya bervariasi, ada yang Rp 30 Ribu per Kg, kalau gurame itu sampai Rp 50 ribu per Kg. Nah, biasanya permintaan ikan itu biasanya meningkat pada hari-hari besar seperti lebaran dan natal, itu bisa, sampai ratusan kilogram,” jelasnya

Bahkan, kelompok budi daya ikan yang beranggotakan Lima orang ini, pernah mendapat bantuan dari pemerintah Kota Kotamobagu berupa Enam Ribu bibit ikan. “Yah, itu pernah beberapa waktu lalu, kami diberikan bantuan bibit ikan jenis nila sebanyak 6 ribu bibit,” ungkapnya

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kotamobagu Muljadi Suratenodjo mengatakan, pihaknya terus mendorong petani atau pembudidaya ikan yang ada di Kotamobagu.

Selain memberikan bantuan bibit ikan, pihaknya juga terus melakukan pendampingan dan pengawasan untuk lebih meningkatkan produksi ikan di Kotamobagu.

“Ini menjadi fokus kami bagaimana menjadikan kotamobagu sebagai sentra produksi ikan yang ada di Sulut. Nah, tentunya dengan menyalurkan bantuan bibit, pakan hingga melakukan pendampingan perikanan, bagi kelompok budidaya ikan diharapkan produksi iakan di kotamobagu semakin meningkat dimana ini juga akan berdampak pada peningkatan ekonomi para pembudidaya ikan ini,” tutup Muljadi

Alfian Limpaton

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

Gempa Bumi 5,6 SR Guncang Wilayah Sulawesi Utara

Suarabmr.com. Gempa bumi berkekuatan 5,6 skala richter (SR) mengguncang sebagian besar wilayah Sulawesi Utara (Sulut), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *