BUMDes Poyowa Kecil Tekan Angka Pengangguran

KOTAMOBAGU- Kepala Desa Poyowa Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan Abdul Rifai Bambela Komit,  mengembangkan usaha Toko Bangunan lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) serta menekan angka pengangguran.

Menurut Rifai, keberadaan BUMDes mampu mendorong PAD dan memberikan peluang lapangan kerja bagi pemuda yang ada di desa itu.

“Seperti Toko, sebelumnya karyawan disitu masih berstatus pengangguran. Nah setelah ada BUMDes tersebut mereka bisa bekerja dan mendapatkan pengasilan disitu. Selain itu mampu juga menopang PAD di desa ini,” kata Rifai, Senin (09/07/2018).

Selain toko, ada beberapa Bumdes di desa itu juga, seperti Depot air minum dan pangkalan gas LPG terus dikembangkan di desa tersebut. “Usaha-usaha itu terus kami kembangkan untuk lebih meningkatkan juga perekonomian di Desa,” ujarnya

Sementara itu, Ketua BUMDes Poyowa Kecil Chandra Alhabsi menambahkan, harga bahan bangunan yang dijual ditoko bangunan Monompia tersebut relatif murah, berbeda dengan harga bahan di toko-toko lainnya.

“Comtohnya semen, biasa di toko-toko itu 63 ribu per sak, kalau disini itu hanya 60 ribu. Itu tentunya dapat memudahkan warga untuk mendapatkan bahan bangunan yang lebih murah,” tambahnya

Dijelaskannya, Usaha yang berdiri sejak 2015 lalu ini, disuntik dengan dana sebesar 253 juta rupiah. Meskipun begitu, Dia mengakuai masih sangat minim untuk lebih mengembangkan usaha ini.

“Pada 2016 itu dana yang masuk dari Dandes untuk pembuatan Bumdes itu ada 70 juta, kemudia di tambag dengan Dandes 2017 sebesar 153 juta. Nah, setrlah kami hitung-hitung, untuk mengembangkan beberapa usaha ini membutuhkan dana sebesar 200 juta. Untuk itu kami berharap, pemerintah desa dapat mengalokasikan sejumlah dana di usaha ini lewat dandes untuk mengembangkan usaha ini juga dapat menambah kuota karyawan yang bisa bekerja disini,” pungkasnya (alfin)

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

Diketinggian 950 MDPL, Nayodo Kukuhkan Tiga Kelompok Petani Kopi

KOTAMOBAGU- Kopi menjadi salah satu komoditi paling primadona di Kota Kotamobagu. Bahkan, pengembangan tanaman ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *