Korban Penikaman Oleh Suaminya Dirujuk ke RS Prof Kandow

KOTAMOABGU – Devi Margono (23) warga Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, yang menjadi korban penikaman oleh suaminya sendiri Yayang, terpaksa harus dirujuk ke RS Prof. Kandow Malalayang Manado, Saptu (07/04/2018) kemarin.

Korban sebelumnya menjalani perawatan kurang lebih 30 menit di RS Monompia Kotamobagu. Korban mengalami perdarahan hebat akibat Dua luka tusukan yang tepat di bagian dada serta paru-paru, sehingga Dokter yang menanganinya pun memutuskan untuk membawa korban ke RSUP Prof Kandou Manado untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain dua luka tikaman, korban juga mengalami luka sayatan, dibagian telinga kanan dan memar dibagian matanya akibat tonjokan.

Kapolsek Urban Kotamobagu, Kompol Ruswan Buntuan membenarkan hal tersebut. “Informasi dari anggota korban sudah dirujuk tadi, karna mengalami pendarahan. Saat ini kami juga masih melakukan pengejaran, terhadap pelaku yaitu suami korban,” pungkasnya

Setelah melakukan pengejaran oleh anggota opsnal Buser Polres Bolmong kurang lebih 24 jam, akhirnya pelaku Yayank Iman Saputra Ompig (24) warga Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat tertangkap.

Pelaku ditangkap, di Kecamatan Kota Utara Gorontalo, Minggu (08/04/2018). Saat diamankan oleh anggota opsnal Buser Polres Bolmong, pelaku tidak berkutik. Pelaku pun langsung digiring ke Mapolres untuk ditindak lanjuti.

Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Ronny Hendry Maridjan membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku sudah diamankan oleh anggota dan sedang dalam perjalanan menuju ke Polres,” kata Ronny

Lanjut Ronny, setelah melakulan penikaman, Pergerakan pelaku langsung diketahui oleh anggata.

“Pelaku setelah melakukan penikaman terhadap istrinya langsung melarikan diri ke Gorontalo. Dan pergerakannya sudah terbaca oleh anggota, tentu pelaku akang diproses sesuai dengan perbuatannya,” pungkasnya (**)

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

Diketinggian 950 MDPL, Nayodo Kukuhkan Tiga Kelompok Petani Kopi

KOTAMOBAGU- Kopi menjadi salah satu komoditi paling primadona di Kota Kotamobagu. Bahkan, pengembangan tanaman ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *