Disdik Imbau Guru dan Orang Tua Larang Anak Didiknya Gunakan Kendaraan

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengimbau kepada seluruh Guru-guru dan Orang Tua siswa kususnya Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk melarang anak didiknya menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Hal ini untuk mengantisispasi terjadi Lakalantas bagi siswa SMP.

Himbauan ini dikatakan Kepala Disdik Kotamobagu, Rukmi Simbala, melalui Sekertaris Dinas, Kadri Bangol, saat bersua dengan sejumalah awak media di Kantornya, Selasa (13/03/2018).

“Kami telah memberi imbauan kepada orang tua maupun guru siswa, agar melarang anak didiknya menggunakan kendaraan ke sekolah. Hal ini mengingat banyaknya Lakalantas yang terjadi pada siswa belum wajib SIM atau anak-anak dibawa umur,” katanya

Menurutnya, tidak hanya pihak Disdik yang melarang, namun Larangan ini juga berdasarkan atas kerjasama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas).

“Kami telah berkoordinasi dengan Lantas, tidak bisa dipungkiri, kecelakaan lalu lintas, didominasi oleh anak belum layak Surat Izin Mengemudi (SIM), atau anak-anak usia sekolah, baik SMP atau SMA sederajat,” jelasnya

Dirinya menambahkan, sebelumnya Kepala Unit (Kanit) Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat, Satlantas Bolaang Mongondow (Bolmong) D.S Ngalimin mengatakan, kecelakaan lalu lintas di Kotamobagu, banyak didominasi anak belum wajib SIM atau, anak usia sekolah.

“Anak-anak sekolah yang ugal-ugalan, berbonceng tiga, tidak menggunakan helm, dan banyak lagi perilaku pengendara belum wajib SIM yang membuat potensi kecelakaan lalu lintas terjadi. Makanya, kami mengkoordinasikan ke Disdik termasuk sosialisasi ke sekolah-sekolah,” pungkasnya (al)

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

Walikota Jadwalkan Open House Selama Dua Hari

KOTAMOBAGU- Pjs Wali Kota Kotamobagu Muhammad Rudi Mokoginta di Hari Raya Idul Fitri 1439 H …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *