Postingan Akun Artur Mumu, Sehan Lanjar: Saya Bawah Kerana Hukum

Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan membawah kasus Postingan di media sosial oleh akun facebook Artur Mumu, yang membuat Sehan Landjar SH geram. Hal ini terbukti dalam jumpa pers, yang di laksanakan di ruang kerjanya mengungkapkan akan membawah kasus ini ke ranah hukum, Senin (05/02/2018).

“Setelah saya melihat berita yang berupa seruan oleh saudara Artur Mumu lewat medsos Google dengan nama Manguni, agar pihak Polda Sulut untuk mengusut tuntas atas penistaan agama, maka saya menilai bahwa apa yang dilakukan oleh saudara Artur Mumu bukan untuk menuntaskan secara hukum, melainkan upaya menghasut, dan menyebarkan kebencian, yag bisa menimbulkan kegaduhan dan konflik,” jelas Sehan.

Lebih Lanjut dikatakannya, kalau pernyataan dirinya yang dikuti oleh Artur Mumum di media sosial, telah terklarifikasi di media pada tahun 2015 lalu.

“Sebagaimana kita semua ketahui bahwa isu ini terangkat lewat salah satu media Bolmong, saat menjelang Pilkada Boltim 2015, yang menghebohkan di kalangan masyarakat, dimana saya langsung meminta klarifikasi ke pihak media bersangkutan asal muasal sumber berita tersebut. Sebab, saya merasa saat itu tidak pernah berbicara di hadapan Publik atau awak media

sebagaimana yang diberitakan. Saat itu, pihak media juga telah melakukan klarifikasi serta permohonan maaf, baik kepada saya dan masyarakat lewat beberapa media selama 3 hari berturut,” tambahnya.

Sehan menjelaskan, permintaan maaf dan klarifikasi dari media tersebut telah diterima olehnya, sebab dinilainya telah memenuhi unsur kode etik media sebagaimana yang diatur dalam undang-undang nomor 40 tentang Pers.

“Namun ketika saudara Artur Mumu mengangkat kembali isu ini, makasaya menilai ini adalah upaya penghasutan, dan telah merugikan saya pribadi serta secara kelembagaan pemerintahan kabupaten Boltim. Untuknya, saya akan melakukan langkah hukum, dengan melaporkan ke pihak Polda Sulut, guna menelusuri motif Akun Artur Mumu, untuk mengangkat berita lama yang sudah terselesaikan,” tegasnya.

Menurut Sehan, postingan tersebut telah melanggar undang-undang ITE, “Ini fitnah, penghasutan dan menyebarkan kebencian. Saya akan lakukan upaya hukum kepada saudara Artur Mumu atas penyebaran dan penghasutan ini,” tandasnya. (Fhersa)

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

SDN 1 Kayuogu Bersama SGI Membangun Sinergi Dengan Orang Tua Sukseskan Gerakan Literasi Sekolah

Jum’at, 14 September 2018, Sekolah Guru Indonesia bekerjasama dengan pihak SDN 1 Kayuogu mengadakan kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *