Muhammad Rudi Mokoginta

Jelang Natal & Tahun Baru, Pemprov Himbau Masyarakat Tidak Lakukan Aksi Borong

Pemerintah Sulawesi Utara melalui Asisten II Perekonomian dan Pembangunan M Ruddy Mokoginta, Minggu (8/12/2017) dirumahnya di kelurahan Motoboi Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan, kepada awak media menyampaikan himbauan  kepada Masyarakat Sulawesi Utara yang akan merayakan natal dan tahun baru untuk tidak mengonsumsi barang secara berlebihan dan melakukan aksi borong barang-barang kebutuhan pokok jelang natal dan tahun baru

 

Sebab peningkatan konsumsi barang akan menyebabkan lonjakan harga. Melonjaknya harga kebutuhan pokok dikhawatirkan akan memicu inflasi tinggi. “Saya meminta masyarakat jangan memborong barang. harus menahan diri. Jadi, kalau membeli barang jangan macam-macam, tapi beli seperlunya saja,” imbau Asisten II yang juga merupakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kesiapan Jelang Natal dan Tahun Baru

 

Menjelang hari raya besar tersebut dan pergantian tahun, menurut dia, hampir selalu terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok. Untuk mengendalikannya, harus imbang antara persediaan dan permintaan barang. Karena itu, pedagang diimbau tidak menimbun barang yang bisa menyebabkan kelangkaan barang. “Jangan sampai ada barang yang hilang. Kalau barang di pasar sedikit, harganya pasti akan melonjak,” imbuh Mokoginta.

 

Melonjaknya harga sejumlah barang kebutuhan pokok, akan memicu inflasi tinggi. Terkait hal ini, Pemprov Sulut akan bekerja sama dengan pemimpin gereja yang dinilai bisa meyakinkan masyarakat agar lebih bijaksana dalam membeli barang  (DRW)

 

Pemerintah Sulawesi Utara melalui Asisten II Perekonomian dan Pembangunan M Ruddy Mokoginta, Minggu (8/12/2017) dirumahnya di kelurahan Motoboi Kecil Kecamatan Kotamobagu Selatan, kepada awak media menyampaikan himbauan  kepada Masyarakat Sulawesi Utara yang akan merayakan natal dan tahun baru untuk tidak mengonsumsi barang secara berlebihan dan melakukan aksi borong barang-barang kebutuhan pokok jelang natal dan tahun baru

 

Sebab peningkatan konsumsi barang akan menyebabkan lonjakan harga. Melonjaknya harga kebutuhan pokok dikhawatirkan akan memicu inflasi tinggi. “Saya meminta masyarakat jangan memborong barang. harus menahan diri. Jadi, kalau membeli barang jangan macam-macam, tapi beli seperlunya saja,” imbau Asisten II yang juga merupakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kesiapan Jelang Natal dan Tahun Baru

 

Menjelang hari raya besar tersebut dan pergantian tahun, menurut dia, hampir selalu terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok. Untuk mengendalikannya, harus imbang antara persediaan dan permintaan barang. Karena itu, pedagang diimbau tidak menimbun barang yang bisa menyebabkan kelangkaan barang. “Jangan sampai ada barang yang hilang. Kalau barang di pasar sedikit, harganya pasti akan melonjak,” imbuh Mokoginta.

 

Melonjaknya harga sejumlah barang kebutuhan pokok, akan memicu inflasi tinggi. Terkait hal ini, Pemprov Sulut akan bekerja sama dengan pemimpin gereja yang dinilai bisa meyakinkan masyarakat agar lebih bijaksana dalam membeli barang  (DRW)

Komentar Facebook

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *