Hakim Batalkan 9 SHM yang di Keluarkan BPN Kotamobagu Tahun 2009

Hakim Batalkan 9 SHM yang di Keluarkan BPN Kotamobagu Tahun 2009

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kotamobagu kalah dalam gugatan sembilan keabsahan sertifikat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado, Selasa (9/1/2017) dalam amar putusannya Majelis Hakim memenangkan gugatan dr Sientje Mokoginta Cs

Gugatan yang dilayangkan Dr Sientje Mokoginta Cs, warga Kota Kupang Provinsi NTT, mempertanyakan keabsahan sembilan sertifikat yang dikeluarkan BPN di atas tanah waris miliknya seluas kurang lebih 17.000 Ha di kompleks gereja GMIBM Dayanan RT 25/08 Lingkungan IV Kelurahan Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat

SHM 2657 dikeluarkan Kepala Kantor Agraria saat itu tahun 2009 dengan nama (Alm) Marthen Mokoginta kemudian dipecahkan menjadi sembilan sertifikat masing-masing SHM SHM 2662 tahun 2009 luas lahan 1.747 M2 atas nama Stella Mokoginta, SHM 2663 tahun 2009 luas lahan 1.747.M2 atas nama Stella Mokoginta, SHM 2664 tahun 2009 luas lahan 1.987 M2 atas nama Welly Mokoginta, SHM 2665 tahun 2009 luas lahan 1.747 M2 atas nama Jantje Mokoginta, SHM 2666 tahun 2009 luas tanah 1.747 M2 atas nama Corry Mokoginta, SHM 2668 tahun 2009 luas tanah 1.747 M2 atas nama Herry Mokoginta, SHM 2780 tahun 2011  luas tanah 1.086 M2 atas nama Roby Smith, SHM 2785 tahun 2011 luas tanah 347 M2 atas nama Welly Mokoginta, SHM 2786 tahun 2011 luas tanah 398 M2 atas nama Yantje Mokoginta.

Ketua Tim Kuasa Hukum Penggugat Bobby Kaunang.SH.MH didampingi Steven Sekeon.SH mengatakan dalam putusan yang dikeluarkan majelis hakim itu membatalkan sembilan sertifikat yang dikeluarkan BPN Kota Kotamobagu “Jadi putusannya membatalkan 9 sertifikat itu. Jadi sertifikat itu tidak sah. Ini sejalan dengan tuntutan penggugat mengenai keabsahan sertifikat yang dikeluarkan BPN Kotamobagu,” katanya, Selasa (9/1/2017). Ia menuturkan sejumlah bukti ikut menguatkan putusan hakim tersebut. Di antaranya penggugat memiliki secara sah dan hukum sertifikat dengan nama (Alm) Hoa Mokoginta nomor 98 yang diterbitkan tahun 1978,

Hal lain yang ikut menguatkan, lanjut pengacara energik ini, adalah saksi-saksi yang dihadirkan mampu memberikan kesaksian kepada majelis hakim, salah satunya saksi  Mahkota Mukmin Mamonto (78) yang tidak lain adalah pensiunan petugas pengukur kantor agraria era tahun 1970 an, ditambah beberapa saksi fakta (mantan penggarap kebun) yang mampu memberikan kesaksian kepada hakim yang mana objek tanah sengketa tersebut benar-benar milik Hoa Mokoginta

“Saksi Mahkota Mukmin Mamonto sekalipun sudah lanjut usia masih mengingat dengan baik serta mampu menjawab dengan jelas dan baik pertanyaan hakim, begitu juga Eduart Harisondakh dan Eliezer Kadademahe,”kata dia

Ia menuturkan pihaknya mampu menghadirkan dipersidangan sesuai yang diminta oleh hakim, SHM Nomor 98, bahkan sebaliknya tergugat intervensi dan tergugat I tidak mampu menghadirkan SHM Nomor 2657

“Selalu mereka (Tergugat.red) beralasan SHM 2657 itu sudah dimusnakan dengan alasan pemisahaan sempurna, kenyataan itu yang dikejar Majelis Hakin untuk bisa dihadirkan pada persidangan,” imbuhnya

Usai persidangan perwakilan BPN Alftits Mamahit ketika dikonfirmasi awak media mengatakan dengan singkat pihaknya akan melakukan banding, beda dengan kuasa hukum tergugat I Laura Lombogia.SH  justru menghilang  ketika ditunggu awak media usai membayar biaya perkara (DRW)

 

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *