Gelar Rapat Paripurna, DPRD Boltim Ajukan 7 Ranperda

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Boltim Ajukan 7 Ranperda

Dewan Perwakiran Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar paripurna yang dipimpin Langsung Ketua DPRD Marsaoleh Mamonto.

Dalam paripurna tersebut diketahui, ada tujuh Ranperda Inisiatif yang disampaikan DPRD Boltim dalam rapat Paripurna, Senin (22/1).

Lanjut, Rapat Paripurna awal 2018, DPRD Boltim, langsung menyampaikan Ranperda inisiatif yang nantinya untuk dijadikan Perda.

“Ini Ranperda Inisiatif dari DPRD Boltim, rencana akhir Maret 2018, akan ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda),” ujar Ketua DPRD Boltim, Marsaole Mamonto, di ruang Paripurna, siang tadi.

Lanjutnya, Marsaole, tahun 2017 ada beberapa Ranperda Inisiatif dari DPRD yang telah menjadi Perda. Diantaranya, Sampah, pelayanan kesehatan, pendidikan, pencabutan izin ganguan (HO), hari ulang tahun Kabupaten, mekanisme pemilihan Sangadi dan lainnya.

Selain itu, untuk 2018 ada tujuh usulan Ramperda Inisiatif DPRD yang disampaikan yakni ketertiban umum, pedoman pemberian nama jalan dan sarana umum.

Perlindungan dan pemberdayaan petani pembudidayan dan nelayan. Izin pemanfaatan Ruang. Zakat, Infak dan Sedekah. Penanggulangan kemiskinan serta  Penyelenggaran penanggulan bencana.

Masih dihari yang sama, Sekretaris Dewan (Sekwan) Bolaang Mongondow Timur, Priyamos mengatakan Ramperda ini telah melewati beberapa mekanisme, sehingga bisa disampaikan untuk dikaji menjadi Perda.

Lebih lanjut katanya, prosedur pertama ditetapkan melalui Badan legislasi menetapkan Ramperda inisiatif, kemudian di ajukan ke pimpinan.

Hasil tersebut dibuatkan administrasi oleh Sekwan, selanjutkan ditetapkan dalam rapat paripurna intern. Terakhir koordinasi dengan Biro hukum Provinsi Sulut dan Kemenkumham.

“Rencana tahap pertama ada tiga Ramperda yang ditetapkan menjadi Perda pada akhir Maret,” ujar Priyamos. (Fhersa)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *