Aset Sarana dan Prasarana Hutan Eks Dishutbun Bolmong Masih Tertahan  

Aset Sarana dan Prasarana Hutan Eks Dishutbun Bolmong Masih Tertahan  

Nyoman : Kami Tidak Berniat Menahan Aset-aset Tersebut

Pasca pengalihan Dinas kehutana di serahkan ke Provinsi, beberapa waktu lalu, menyisakan beberapa persoalan di antaranya masih banyaknya aset sarana dan prasara yang masih tertahan di daerah, anatara lain sarana Pengamanan, salah satunya di Dinas Perkebunan Kabupataen Bolaang Mongondow.

Aset-aset tersebut masih dikuasi oknum-oknum mantan pejabat Dishutbun Bolmong, Padahal secara administrasi sarana dan prasarana pengamanan hutan tersebut pada tanggal 30 september 2016 telah diserahkan oleh Pemkab Bolmong kepada Pemprov Sulut yang tertuang di berita acara serah terima yang telah ditanda tangani Pjs Bupati Bolmong Andrianus Nixon Watung.SH serta di saksikan oleh Ketua DPRD Kab Bolmong, Kajari Kotamobagu

Disbun Bolmong salah satu SKPD yang berhasil dikonfirmasi oleh Suarabmr.com, Jumat (20/10/2017) terkait keberadaan aset-aset tersebut, melalui Sekretaris Disbun Kab, Bolmong, Nyoman membenarkan beberapa aset tersebut masih berada di kantornya,dan masih digunakan untuk menunjang kegiatan operasional yang memang memiliki areal perkebunan yang sangat luas

“sesuai pendataan aset-aset terebut belum dikembalikan,termasuk kenderaan roda dua,roda empat dan barang lainnya dan Disbun Bolmong tidak berkeinginan menahan aset-aset tersebut,”kata nya

Lebih lanjut,Nyoman menambahkan terkait aset Kepala Seksi Pengawasan Hutan Yusuf Djaman dari kantor Unit Pelaksana Tehnis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit I Tuodan,pernah datang menanyakan aset-aset tersebut,tetapi untuk penyerahaannya harus diserahkan lansung oleh Pemkab Bolmong kepada Pemprov Sulawesi Utara bukan melalui sesama SKPD

“Yah jadi kita tinggal menunggu waktu yang tepat tuk menyerahkan sesuai petunjuk dari Bidang Aset Bolmong untuk segera mengembalikan aset yang ada, karena ini merupakan milik negara,” tutupnya (DRW)

 

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *