PT Conch Belum Miliki Dokumen Andalalin

PT Conch Belum Miliki Dokumen Andalalin

Aktifitas  PT Conch di Kabupaten Bolaang Mongondow kembali di sorot oleh masyarakat terkait dengan oprasional perusahaan yang dinilai sangat mengganggu pengguna jalan trans Sulawesai

Hal ini di utarakan oleh salah satu warga Musripan Mokoginta yang kerap menggunakan jalan Trans Sulawesi dalam melakukan aktifitas kesehariannya.

Musripan menggungkapkan “dengan adanya aktifitas PT Conch di lajur jalan Trans Sulawesi sangat mengganggu pengguna jalan, apalagi dengan hadirnya kendaraan – kendaraan besar milik PT Conch  yang lalu lalang, belum lagi polusi udara akibat kendaraan berbobot besar, serta rawan laka lantas akibat tidak adanya petugas yang mengatur lalu lintas di depan lokasi PT Conch”. Ungkap pria yang bekerja sebagai  salah satu pegawai honorer di Pemkab Bolmong.

Mengenai hal ini, Kepala Dinas perhubungan Kabupaten Bolaang Mongondow Jultje Tumanduk  saat dikonfirmasi oleh awak media ini, senin (17/6) menyampaikan bahwa “ sampai saat ini PT Conch tidak punya andalalin (Analisis Dampak lalulintas – Red) darat maupun laut, perusahaan wajib mengurus sebelum ada aktifitas pembangunan, akibat perusahan, conch, sangat mengganggu pengguna jalan, merusak jalan, bahkan sering terjadi kecelakaan, harusnya perusahan membuat akses jalan sendiri”, Ungkap Kadis Perhubungan

Sekedar informasi bahwa Perusahaan wajib mengantongi  Rekomendasi  Analisi Dampak Lalulintas sebagaimana di atur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 11 Tahun 2017, Tentang Perubahan ketiga PM 75 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan Analisis Dampak Lalulintas,  dimana perusahaan di wajibkan memperoleh Rekomendasi Analisis Dampak Lalu Lintas apalagi menggunakan lajur jalan Nasional seperti jalan trans Sulawesi. (Veen)

 

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *