Petugas Piket Gagalkan IRT Bitung Susupkan Gergaji Besi Ke Rutan Polsek

Petugas Piket Gagalkan IRT Bitung Susupkan Gergaji Besi Ke Rutan Polsek

Manado – Humas Polda Sulut – Seorang wanita paruh baya berinisial FD alias Fatimah (54) warga Kecamatan Maesa Kota Bitung akhirnya harus berurusan dengan petugas Polsek Maesa Polres Bitung. Wanita tersebut diamankan petugas di rumahnya lantaran terbukti menyusupkan gergaji besi ke dalam rumah tahanan Polsek Maesa untuk membantu para tahanan melarikan diri, Minggu (4/6/2017) malam.

Kejadian tersebut terungkap setelah petugas piket jaga Polsek Maesa melakukan pengecekan rutan dan para tahanan yang ada selanjutnya petugas menemukan sebuah gergaji besi milik seorang tahanan benama lelaki aditya.

Setelah dilakukan interogasi lelaki Aditya mengaku gergaji besi tersebut diperoleh saat menerima besukan dari ibunya FD alias Fatimah yang selanjutnya gergaji besi tersebut dia gunakan bersama dengan 4 orang temannya sesama tahanan untuk percobaan melarikan diri.

Meski sempat membobol terali besi di rutan Polsek Maesa namun usaha para tahanan pelaku pencurian spesialis mini market ini gagal, karena petugas sudah mengetahui kejadian itu.

“Saat ini Ibu Fatimah telah diamankan di rutan Polsek Maesa dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, ibu Fatimah dijerat dengan pasal 223 dan pasal 170 sub pasal 406 jo pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara, sedangkan terhadap anaknya lelakinya dan 4 orang temannya sesama tahanan dikenakan pasal 170 jo pasal 406 KUHP karena melakukan pengrusakan rutan Polsek Maesa secara bersama,” jelas Kasubbag Humas Polres Bitung AKP Idris Musa.

 Sumber : tribratanewspoldasulawesiutara.com

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *