Dinkes Pantau Keberadaan Klinik

Dinkes Pantau Keberadaan Klinik

Suara BMR, Kotamobagu — Maraknya praktek secara ilegal yang dilakukan oleh klinik dengan berbagai modus dan penipuan, menimbulkan keresahan sekaligus merusak citra pelayanan kesehatan, bahkan tidak sedikit didapati adanya praktek aborsi dengan melibatkan dokter Gadungan, sebagaimana yang sering ditayangkan di media Televisi Nasional akhir-akhir ini.

Menyikapi fenomena tersebut, sekaligus mengantisipasi jangan sampai kejadian dibeberapa kota besar di indonesia tersebut, juga bisa terjadi di daerah ini, maka Pemerinta melalui Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan pemantauan.

“Kami dari Dinkes selalu melakukan pemantauan keberadaan klinik dikotamobagu, jangan sampai ada klinik yang menyimpang dan beropersasi secara ilegal,” ungkap Kepala Dinkes Dokter Nurjana Masloman melalui Kabid Promkes Bapak Dahlan Mokodompit (01/03)

Sementara diketahui, klinik yang beroperasi dikotamobagu sebanyak 10 klinik, dan keberadaannya terus dipantau.

“ Sepuluh Klinik tersebut terus mendapat pemantauan dari Pihak Dinkes, hal tersebut dilakukan guna mencegah jangan sampai ada yang melakukan praktek yang sudah menyimpang, apa lagi melakukan tindakan aborsi,” ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menegaskan, “ Kami sangat berharap peran serta warga masyarakat untuk sama-sama mengawasi, dan jika ada klinik yang didapati telah menyimpang, maka Dinkes tidak segan segan melakukan tindakan keras, sebab praktek aborsi adalah perbuatan tindak kejahatan yang melanggar undang –undang,” tegasnya.

Bahkan menurut Dahlan, Klinik yang terbukti melanggar akan dicabut izin prakteknya, sebab ha tersebut adalah perbuatan kriminal dan pantas dihukum. (jo)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *