Makin Semraut, Parkir di Pasar Lombagin Dikeluhkan Warga

Makin Semraut, Parkir di Pasar Lombagin Dikeluhkan Warga

SuaraBMR.com, Bolmong – Masuk pasar tradisional Lombagin di Kelurahan Inobonto, Kecamatan Bolaang, tentu biaya parkirnya gratis alias tidak bayar sepeserpun. Namun, dengan biaya gratis tersebut pelayanan parkir dan kenyamanan parkir tidak diperhatikan, bahkan keamanan pun tidak dijamain, seperti yang diaturkan dalam undang-undang perpakiran.

Tanggung jawab pengelola parkir menurut Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dihubungkan dengan peninjauan kembali perkara No. 124 PK/PDT/2007, yang salah satunya kehilangan barang ditanggung pengelola pakir.

Namun, di pasar tradisional Lombagin ini, keberadaan Becak Motor (Bentor) parkir sembarang semakin mengganggu aktifitas pengguna jalan raya dan semakin semrautnya keadaan pasar. Padahal diketahui jalan melintasi pasar tersebut, adalah jalan trans Sulawesi yang menghubungkan antar angkutan Provinsi di Sulawesi.

Pantauan SuaraBMR.com, Rabu(03/02/2016), Siang tadi banyak kendaraan diparkir asal-asalan, bahkan lokasi yang kecil dan tidak tertata membuat kendaraan roda empat sulit untuk melintas karena terhalang oleh kendaraan roda dua, bentor yang diparkir sembarangan.

Hal ini banyak dikeluhkan konsumen pengguna jasa parkir, seperti yang diutarakan Samsul Dilapanga (45) yang juga  salah seorang pengojek motor yang mangkal di pasar tersebut.

“Ya, beginilah Pak, parkir di pasar ini. Saya sebagai Supir Rental pun harus sabar dengan kondisi ini. Sementara, seorang sopir pengangkut kelapa menyampaikan bahwa melintasi pasar Inobonto, harus hati-hati, karena semakin sempitnya jalan, semakin resiko kecelakaan datang dikarenakan bentor keluar masuk”, kata Suprat(46).

Sayangnya Kepala Dinas Perhubungan Bolmong, Eka Korompot, saat dihubungi via telepon celuler tidak menjawab setelah berita ini diturunkan. (uchan)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *