SPBU Milik Wabup Mitra Dinilai Tidak Paham Aturan

SPBU Milik Wabup Mitra Dinilai Tidak Paham Aturan

Tunggak Pajak Puluhan Juta

SuaraBMR.com, Tutuyan – Kepala Bidang Pendapatan Dinas Pendapatan Pengelolahan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sukur Monoarfa mengungkapkan, Pemilik Pertamina yang di Desa Tutuyan Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yakni Wakil Bupati Minahasa Tenggara, dinilai kurang paham aturan pajak. Pasalnya, hingga memasuki tahun ke empat, si pemilik tak kunjung membayar, yang mana sang pemilik mengira pajak itu sama halnya dengan retribusi. Sehingga ketika si pemilik membayar Surat Izin Gangguan (HO) di KPPT Boltim, dia mengira bahwa pajak itu sudah sekalian dengan HO.

“Tahun 2014 lalu kami menagih pajaknya, tetapi dia tak ingin membayar. Kami sudah coba jelaskan, tapi si pemilik bilang melalui asistennya mengatakan bahwa dari empat Pertamina miliknya, hanya di Boltim yang seperti ini. Jadi kami rasa dia kurang paham mengenai pajak,” ungkap Monoarfa.

Lanjutnya, total jumlah pajak yang tidak dibayarkan selama empat tahun sebesar Rp28 juta. Sebab biaya pajak pertahun Rp7 juta. “Tahun 2014 lalu, itu sudah tahun ke empat saya lakukan penagihan dan sampai tahun 2015 kemarin juga belum dibayarkan,” jelasnya.

Dirinya menyayangkan pihak KPPT Boltim yang sudah lebih dulu mengeluarkan izin, sebelum ada viskal. “SOPnya kan jelas. Harus keluar viskal dulu baru izin. Jadi dia harus lunas pajak dulu, baru ditarik retribusnya. Jika sudah begini, bisa-bisa pajaknya tak lagi dibayarkan karena izinnya sudah keluar duluan,” tandasnya. (Sis)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *