Pimpinan Perusahaan CBA Wilayah Sulut Mengkebiri Hak Karyawan

Pimpinan Perusahaan CBA Wilayah Sulut Mengkebiri Hak Karyawan

Kotamobagu, Suara BMR – Pimpinan Perusahaan CBA Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) yakni Ronny Boentoro, diduga mengkebiri hak para karyawan yang bekerja diperusahaan tersebut.

Praktek pemecatan hingga pengunduran diri dari para karyawan yang bekerja diperusahaan CBA cabang Kotamobagu itu sudah berlangsung lama.

Ronny Boentoro Sendiri adalah penduduk Tomohon peranakan Cina yang dikenal sewenang wenang memberhentikan para karyawan, bahkan menariknya para karyawan dianggap pekerja harian meski telah bertahun tahun bekerja.

Salah satu karyawan CBA, yang harus mengundurkan diri, disebabkan pemindahan secara sepihak, dari Kotamobagu harus berkantor di Tomohon, yang namanya tak mau disebutkan menuturkan bahwa dirinya sudah lima tahun bekerja diperusahaan CBA.

“Saya sudah bekerja selama 5 tahun, dan tidak pernah menerima hak profit yang telah dijanjikan, bahkan saat dirinya mundur pun tidak menerima pesangon,” ungkapnya

Perusahaan yang telah beroperasi lama diwilayah Bolmong Raya yakni CBA adalah perusahaan yang membidangi penjualan produk Insektisida dan Fungisida serta alat alat pertanian, sering berpindah kantor dikotamobagu.

“Kantor dan Gudang pertama di Kopandakan, usai kontrak dilanjutkan di Kelurahan Biga depan SMP I negeri, kemudian sudah berpindah di Pombundayan,” terang sumber

Kantor CBA Wilayah Sulut sendiri beralamat di Tomohon, dan membuka cabang di Kota Kotamobagu, dan awal kemunculan perusahaan tersebut pada saat berkantor di Kopandakan, diketahui tidak mengantongi ijin operasional.
“Setahu saya saat berpindah ke Kelurahan Biga, baru perusahaan mengurus ijin, tapi sebelumnya tidak ada ijin, itu pun si Ronny Boentoro mengurus perijinan disebakan ada karyawan yang dipecat sepihak oleh Ronny, yang melapor ke Dinas terkait,” jelasnya

Lanjut dirinya mengungkapkan, selama ini Pimpinan CBA wilayah Sulut Ronny Boentoro se enaknya saja merekrut orang sekaligus memberhentikannya tanpa alasan yang jelas.

Hak-hak karyawan berupa Profit, lembur,jaminan kesehatan, keselamatan serta pesangon tidak pernah diberikan.
Dirinya pun meminta kepada pihak pemerintah, baik dikotamobagu maupun di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara, bahkan DPRD Kotamobagu dan Provinsi untuk memerintahkan kepada Instansi Terkait memeriksa keberadaan Perusahaan CBA yang dipimpin oleh Ronny Boentoro, sebab telah banyak melakukan penipuan secara terstruktur dan masif kepada para karyawan yang ada di kotamobagu.

“Tuntutan kami hanya menuntut hak yang selama ini tidak diberikan oleh Ronny Boentoro,” Tutup Sumber yang sudah lima tahun mengabdi namun tidak mendapatkan apa-apa dari Perusahaan. (jo)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *