Kedapatan Bagi Uang, Kadus Desa Buyat Diancam Pidana Penjara

Kedapatan Bagi Uang, Kadus Desa Buyat Diancam Pidana Penjara

Tutuyan, SuaraBMR.com – Kedapatan membagi uang sebanyak Rp 200.000, oleh Kepala Dusun (Kadus) 3 Desa Buyat 1 Kecamatan Kotabunan Sartono Mantang sebagai panjar Money Politik untuk memilih Pasangan calon (Paslon) Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dengan nomor urut 2.

Hasil keterangan saksi yang menerima uang tersebut dihadapan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Boltim mengatakan, Oknum kadus tersebut memanggil dirinya kemudian mengajak untuk memilih calon bupati nomor urut 2.

“Saya dipanggil kadus, kemudian dia mengatakan ini ada uang sebanyak Rp 400.000 tapi kamu harus coblos nomor urut dua jangan sampai salah pilih, tapi saya kasih lebih dulu (panjar) Rp 200.000 nanti selesai mencoblos saya kasih Rp 200 000 lagi,” terang Yogi Olang.

Lanjut Olang, Dirinya langsung melaporkan ke Koordinator Dusun (Kordus)  Sehan-Rusdi (SERU) yakni Nur Imban dan Koordinator Desa Buyat 1 Tuti Kolopita.

“setelah menerima uang tersebut, saya beritahu tim pemenangan SERU. ini sangat tidak mendidik masyarakat dan harus ditindak oleh pihak berwenang,” jelas Olang.

Ditemui terpisah, Anggota Panwaslu Boltim Divisi Hukum dan Penindakan Haryanto, mengatakan proses sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dengan adanya laporan disertai dengan bukti seperti pelaku, saksi dan motif sudah ada, secara undang undang sudah menciderai demokrasi, kami akan klarifikasi dengan yang terkait,”kata Haryanto.

Lanjutnya, Usai mengklarifikasi dengan pihak pihak terkait, akan dilanjutkan ke centra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), dimana didalamnya terdiri dari unsur Panwas, Kepolisian dan Kejaksaan.

“akan ditindaki jika ditemui unsur pelanggaran oleh tim centra gakkumdu, yang pasti kami akan proses sesuai dengan aturan yang berlaku,”tegas Haryanto. (SIS)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *