Kecewa dengan ulah Polhut, warga adukan ke DPRD Dolmut

Kecewa dengan ulah Polhut, warga adukan ke DPRD Dolmut

Terkait pembabatan pohon cengkeh

 

Boroko, SuaraBMR.com – Kebijakan Pemeritah Kabupaten Bolmut melalui Dispertanakhutbun dan Polisi Kehutan (Polhut) yang telah melakukan pembabatan tanaman masyarakat berupah cengkih dan tanaman kebun lainya, mendapat protes habis-habisan oleh warga Desa Mokoditek, Nunuka dan saleo.

Pasalnya, Polhut Bolmut bersama gabungan Aparat Kepolisan Polda Sulut, TNI, Polhut Propinsi dan Kejaksaan,  (26/11/15) kamis lalu  melakukan penebangan ratusan pohon tanaman di perkebunan milik warga ditiga desa tersebut yang dianggap sudah masuk kawasan hutan lindung, tanpa ada pemberitahuan.

Hal itupun sontak membuat warga setempat berbondong-bondong ke gedung rakyat, untuk mendapatkan solusi dan dengar pendapat. “Kami sangat mensesalkan pemerintah yang telah bertindak semena-mena tanpa memberikan pemberitahuan, dan langsung berinisiatif menebang ratusan tanaman cengkih milik kami,” kata beberapa petani yang juga warga setempat.

Sementara itu, Kepala Bagian Kehutanan Daniel Palilu saat dikonfirmasi mengatakan bahwa penebangan tanaman kebun milik warga itu di lakukan berdasarkan Surat perintah Kementrian Kehutanan, sebab aktifitas perekebunan warga telah masuk kawasan hutan lindung sehingga perlu diadakan langkah tegas. “Kebun warga itu sudah masuk hutan lindung jadi kami lakukan penebangan berdasarkan aturan yang berlaku sekaligus memberi peringatan,” kata Daniel melalui telepon genggamnya.

Wakil ketua dprd bolmut, Arman lumoto Spd, MpdI, kami sudah mengupayakan mediasi dengan hearing dengar pendapat senin kemarin, masih belum mendapatkan titik temu, namun kami sebagai wakil rakyat tentunya akan berusaha hingga persoalan ini segera tuntas, “ujarnya.

“Tentunya kami mendukung sepenuhnya apa yang menjadi hak rakyat, “tutup lumoto. (Rndy)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *