Aleg Pembangkang Terancam Di PAW

Aleg Pembangkang Terancam Di PAW

Miliki Bukti Kuat, Parpol Siap Ambil Langkah Tegas

 

Tutuyan, SuaraBMR.com – Memanasnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bakal berimbas ke anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim, Pasalnya sejumlah anggota Dewan Boltim terindikasi membangkan dengan keputusan partai.

Pembelot ke pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang bukan didukung oleh partai politik (Parpol), Terlihat jelas beberapa kali melakukan kampanye dialogis dan kampanye umum tidak pernah menampakkan diri mereka. Sehingga, jika paslon yang mereka dukung pada Pilkada 9 Desember 2015 kalah bertarung dengan calon yang didukung oleh partai mereka sendiri. Maka pastilah, PAW bakal mereka rasakan pada tahun 2016 nanti.

Hal ini terjadi pada Partai Amanat Nasional (PAN), Dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) telah memberikan peringatan keras kepada anggota dewan dan kader PAN. Dimana jika ada kader PAN yang membelot dan tak mengamankan keputusan DPP, maka kader tersebut akan mendapat sanksi partai.

“Kader PAN yang tak memberikan dukunggan pada paslon Sehan Landjar – Rusdi Gumalangit, maka kader tersebut tentu akan mendapatkan sanksi tegas dari partai,” tegas Sekretaris Jendral (Sekjen) Eddy Soeparno dan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PAN Hanafi Rais, beberapa pekan lalu.

Selain PAN, partai Gerindra yang mengusung Sehan-Rusdi di Pilkada Boltim, juga telah memiliki bukti-bukti kuat untuk dua angggota legistlatif dari Gerindra yang tak mendukung paslon Sehan – Rusdi.

“Kami telah memiliki bukti yang kuat, dimana kader Gerindra yang duduk di legislatif Dekab Boltim, sudah jelas mendukung calon lain. Bukti tersebut sekarang sudah ada ditangan Ketua Gerindra Boltim, jadi tinggal ditindak lanjuti,” tegas Sekertaris Gerindra Boltim, Josep Sikopong.

Terpisah, Revy Lengkong ketika dikonfirmasi terkait hal ini,mengatakan ketidak hadiran di sejumlah kampanye karena tidak ada pemberitahuan dari tim kampanye SERU.”Selama ini tidak ada pemberitahuan dari tim kampanye. Masa kami sebagai partai pengusung tidak ada informasi, aneh kan,” jelas Lengkong. (Sis)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *