Perang Mulut LSM Lidik Krimsus Vs Ketua Dewan Bolmong Terus Berlanjut

Perang Mulut LSM Lidik Krimsus Vs Ketua Dewan Bolmong Terus Berlanjut

Welty Sarankan Ali Aduka Belajar Tupoksi Dewan

 

Kotamobagu, Suara BMR – Perang mulut antara Ketua Dewan Bolmong yakni Welty Komaling,SE. Politisi asal Dumoga dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan Ketua LSM Lidik Krimsus Ali Imran Aduka terus berlanjut.

Tudingan Ali Aduka bahwa Welty bukan sosok yang pantas menjadi Wakil Rakyat sekaligus meminta agar Mundur dari Jabatanya sebagai Ketua DPRD, kembali ditanggapi oleh Kader PDI – P, yakni Welty Komaling.

“Saya Minta kepada saudara Ali Imran Aduka agar jangan asal Nngomong saja, sebaiknya yang bersangkutan lebih banyak belajar soal Tugas Pokok dan Fungsi   (Tupoksi) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).” Ucap Welty

Kalau alasannya hanya karna kami di DPRD tidak melaksanakan Reses kepada para Konstituen, maka saya anggap saudara Ali Aduka tidak tahu menahu soal mekanisme Penganggaran di Dewan Bolmong.

“Tuduhan Ali Aduka tidak pada Subtansi sebenarnya, bagi kami dilaksanakan atau tidak Reses bukanlah alasan untuk memojokan saya, sebab ada hal-hal yang lebih diprioritaskan terkait dengan penganggaran di DPRD.” Tegasnya

Lanjut dirinya menjelaskan bahwa sebagaimana pada penjelasan sebelumnya di Media yang sama yakni Suara BMR.com, menyerap Aspirasi tidak harus dengan Reses, namun ada kegiatan lain yang dinilai cukup terwakili bahkan lebih tepat, salah satunya adalah Musrenbang Desa, Kecamatan, Kabupaten Hingga Provinsi.

“kalau Aspirasi yang belum tertampung, Masyarakat bisa langsung datang di Gedung DPRD, dan menyampaikan aspirasi yang belum tertampung.” Tambahnya

Dirinya meminta kepada Ali Aduka agar mendatangi dapil Pemilihannya untuk mengecek secara langsung, apa saja yang belum dan sudah ditampung aspirasi masyarakat. “Sebaiknya saudara Aduka datangi Dapil Dumoga dan tanyakan aspirasi yang mana yang belum terakomodir.” Tantang Welty

Diakhir penyampaiannya, Welty Komaling menilai bahwa Keberadaan LSM seperti Ali Aduka sangat bagus sebagai Sosial Kontrol, namun sekali lagi saya sarankan agar lebih banyak belajar. Tukas Welty Komaling. (jo)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *