Panwas Temukan 217 DPT Tak Jelas

Panwas Temukan 217 DPT Tak Jelas

KPU Dinilai Tidak Siap Lakukan Pilkada

 

Tutuyan, Suara BMR – Setelah berhasil mendapati 217 data nama pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Bupati dan Wakil bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan Gubernur Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), oleh Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Boltim mengeluarkan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boltim segera menghapus nama-nama tersebut yang sebelumnya juga sudah pernah disoroti Panwas pada saat penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perubahan (DPSHP) waktu lalu.

Ketua Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwas Boltim, Billy Kawuwung, mencatat TMS tersebut sudah termasuk dengan pemilih ganda. “Banyak yang kita temukan dalam DPT Pilkada Boltim para pemilih yang tergolong TMS. Temuan ini kita rekomendasikan sebagai pelanggaran administratif,”kata Billy, Rabu (11/11).

Dibeberkannya untuk hasil temuan Panwas tentang pemilih yang masuk kategori TMS itu seperti, pemilih yang sudah meninggal dunia sebanyak 48 orang, pindah domisili 97 orang, berubah status menjadi TNI/Polri 1 orang, serta terdapat pemilih fiktif 18 orang. “Panwas telah melakukan audit terhadap DPT dan audit tersebut dipertegas dengan instruksi Panwas Boltim dengan nomor: 108/Panwas-BMT/X/2015 untuk memberikan rekomendasi dihapus temuan nama-nama itu. Padahal, sebelumnya nama-nama itu sudah pernah kita sampaikan ke KPU saat penetapan DPSHP waktu lalu untuk dirubah. Oleh karena itu rekomendasi TMS yang akan di serahkan kepada KPU formatnya, by name dan nomor urut dalam DPT, agar pihak KPU lebih mudah untuk menemukan pemilih TMS temuan dari Panwas,”ungkapnya.

Dimana atas nama Panwas juga menghimbau kepada tiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil bupati Boltim agar bisa mengerahkan tim suksesnya di tingkat desa untuk sama-sama memantau data pemilih yang ada dalam DPT. “Seluruh tim sukses masing–masing paslon mari kita awasi data pemilih yang TMS agar nantinya kalau terdapat keganjalan bisa segera dihapus oleh PPS di desa,”ingatnya.

Sebelumnya, oleh Ketua Divisi Informasi dan Data Abdul Kader Bachmid KPU Boltim mengatakan, sudah pernah memplenokan Daftar Pemilih Tambahan (DPTB-) I yang berasal dari PPS se-Boltim yang dari hasil pleno tersebut terdapat penambahan sebanyak 444 pemilih yang belum masuk dalam DPT. “Bagi masyarakat yang namanya belum masuk pada DPTB 1, untuk bisa masuk lagi pada DPTB 2, yaitu pada saat tanggal 9 Desember di TPS dengan menunjukkan kartu identitas diri berupa KTP,”jelas Bachmid. (Sis)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *