Landjar Kembali Di Panggil Penyidik Polres

Landjar Kembali Di Panggil Penyidik Polres

Kotamobagu, Suara BMR – Mantan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar memenuhi Panggilan Pihak Penyidik Polres Bolmong, terkait lanjutan atas Laporan penganiayaan terhadap warga Boltim yakni Noval Sumendap dan Welly Rompas pada beberapa waktu lalu.

Dikonfirmasi ke Kasat Reskrim AKP. Anak Agung Wibisono Sitepuh, menjelaskan bahwa pemanggilan tersebut Guna, penambahan keterangan atas laporan Sehan sebagai pelapor sekaligus terlapor

“Kita panggil Pak Sehan untuk keperluan keterangan Tambahan atas laporan dari Pak Welly Rompas dan Noval Sumendap, sekaligus penambahan keterangan terkait laporan Bapak Sehan sendiri atas pencemaran nama baik.” Ujar Kasat Reskrim Polres pada Jumat (27/11/2015)

Lanjut Kasat menjelaskan, bahwa dari hasil keterangan Sehan Landjar, maka akan dipanggil beberapa saksi lainnya, sebab pada peristiwa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ada banyak saksi yang harus kita mintai keterangan.

Sementara usai diperiksa calon Bupati Boltim yang diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) yang akrab dipanggil Eyang, dihadapan para awak media menjelaskan bahwa pemanggilan dirinya terkait laporan Welly dan Noval.

“Saya datang memenuhi undangan penyidik guna penambahan keterangan atas dua hal, yang pertama laporan saudara Welly dan Noval, serta yang terakhir adalah laporan saya atas pencemaran nama baik.” Tegas Eyang

Dari pengakuan Eyang, dirinya sudah ke dua kalinya dipanggil oleh Penyidik.” Ini yang kedua kalinya saya dipanggil, dan ada sepuluh pertayaan diajukan oleh penyidik.” Ucapnya

Sementara, terkait dengan beberapa Warga Boltim yang ditahan oleh Pihak Polres, yakni masa pendukung SERU, ditahan akibat membawa Senjata Tajam (Sajam), dirinya meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mempercepat proses hingga ke pengadilan.

“karna ini terkait pelanggaran Undang-undang, maka saya tidak akan mengintervensi pihak kepolisian, hanya saja saya meminta agar segera di terbitkan P21 supaya proses kepastian Hukumnya cepat, dan upaya-upaya lainnya tentu akan kita lakukan.” Tukas Landjar. (jo)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *