Jembatan ambruk, anggaran 4 M kurang jelas

Jembatan ambruk, anggaran 4 M kurang jelas

Kejati ditantang bidik balai jalan

 

Boroko, Suara BMR – Anggaran senilai 4 M untuk renovasi jembatan Sangkub tahun 2014 dinilai KJ. Pasalnya, belum cukup satu bulan jembatan kembali mengalami ambruk dan hingga sekarang kondisinya sangat memprihatinkan karena hanya menggunakan penyangga pohon kelapa yang dijadikan sebagai jembatan darurat.

“Terhitung media Januari silam para pengguna jembatan terpaksa harus berhati-hati untuk melintas karena kondisi jembatan yang rusak dan terkesan dibiarkan oleh pihak balai jalan,” ungkap Adam Kobandaha tokoh masyarakat Bintauna.

Parahnya lagi, rehab jembatan yang terkesan KJ, malah anggaran kurang lebih Rp 40M bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dikucurkan untuk pembuatan jembatan baru. “Kami tantang Kejati Sulut untuk melidik anggaran 4M pekerjaan rehab jembatan sangkub lama. Karena ada indikasi markap karena rehab yang dikerjakan tidak sesuai dengan anggaran,” ujar Kobandaha.

Hal yang sama diungkap ketua komisi tiga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut Saiful Ambarak. Menurutnya, anggaran 4 M dapat menuntaskan pekerjalan jalan hingga ratusan kilo meter. “Empat Miliyar sangat besar untuk kwalitas rehab jembatan Sangkub saat 2014 silam. Buktinya, belum sebulan digunakan, jembatan mengalami kerusakan lebih parah dan saat ini pengguna jalan merasa terganggu akibat kondisi jembatan yang memprihatinkan,” singkatnya.

Balai jalan Sulut perwakilan Bolmut Nus, belum bisa dihubungi. Saat didatangi dikediamannya, dia sedang tidak berada dtempat. Upaya konfirmasi melalui telepon seluler nomor 081356****46 dalam keadaan tidak aktif SMS pun tidak dibalas. (Rndy)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *