Dugaan Dana Reses Yang Diselewengkan Di Bantah Oleh Welty Komaling

Dugaan Dana Reses Yang Diselewengkan Di Bantah Oleh Welty Komaling

Kotamobagu, Suara BMR – Tudingan Ketua LSM Lidik Krimsus RI Ali Imran Aduka atas adanya Dugaan Penyelewengan Dana Reses yang tidak dipakai namun tidak meninggalkan Silva Dibantah oleh Ketua DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Welty Komaling.SE. Rabu ( 04/11/2015)

Dikonfirmasi melalui Via Telephone, Welty Mengatakan bahwa Tudingan tersebut tidak benar, sebab Dana Reses tersebut memang usulan DPRD ke Pemerintah Daerah (Pemda) yang sumber Anggarannya dari APBD namun tidak terpakai sebab ada pertimbangan satu dan lainnya.

“Dana Reses itu ada, dan jumlahnya sekitar 1,2 Milliar Rupiah, namun tidak terpakai sebab ada pertimbangan lain.” Tegas Welty Komaling

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI – P ) tersebut menjelaskan bahwa memang sepanjang Tahun 2015 Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow tidak melaksanakan kegiatan Reses namun yang pasti dananya ada dan menjadi Silva.

“Dana Reses menjadi Silva dan dikembalikan lagi ke Kas Daerah, tujuannya nanti diperuntukan ke Program lainnya yang bermanfaat bagi Rakyat ke depannya.” Terangnya

Sementara itu, terkait dengan Statmen Ali Imran Aduka Ketua Lidik Krimsus RI, soal kewajiban Tiap Anggota DPRD sebagaimana yang di amanahkan oleh Undang-undang yakni hak melaksanakan Reses ke Masing –masing Dapil Pemilihan (Konstituen) dalam rangka penyerapan Aspirasi Masyarakat, Dibenarkan oleh Ketua Dewan Welty Komaling

“Benar itu adalah kewajiban untuk menemui Konstituen dalam rangka menyerap Aspirasi, Namu itu semua sudah bisa dapat diwakili melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) di Mulai dari Tingkat Desa, Kecamatan hingga kabupaten.” Pungkasnya. (jo)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *