Kepsek SDN 2 Boroko ini, Dinilai Lepas Tanggung Jawab

Kepsek SDN 2 Boroko ini, Dinilai Lepas Tanggung Jawab

Suarabmr.com, Boroko – Dunia pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kembali tercoreng dengan sikap Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dua Boroko Timur Ishak Bolota SPd yang terkesan melegalkan kekerasan terhadap murid yang didiknya.

Terbukti Mohamad Nur Agus Hapili (MH) (7) anak dari pasangan Abdul Kadir Hapili dan Maryati Buhang siswa kelas dua di SDN 2 Boroko Timur mengalami memar dibagian belakang akibat pukulan oleh wali kelasnya. Parahnya, oknum kepsek saat di mintai keterangan malah menyalahkan anak didiknya yang dinilai nakal, dan tak mau ambil pusing. Dia juga menyalahkan adanya Undang-Undang perlindungan anak menurutnya, pendidikan tidak bisa dilakukan dengan lemah lembut dan membutuhkan kekerasan agar para guru tidak dianggap remeh.

” Kalau mau silakan difisum dan dilaporkan kepihak berwenang, sekarang saya tak mau ambil pusing lagi, silahkan kalau mau pecat, pecat saya. Dulu pendidikannya tidak seperti ini mungkin akibat dari adanya UU perlindungan anak sehingga pihak guru selalu disalahkan,” ungkapnya (03/15).

Sementara Aleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut Yanti Harundja menyayangkan adanya pihak guru yang melakukan kekerasan terhadap anak didik. Menurutnya, pendidikan perlu dilakukan dengan pendekatan emosional¬† terhadap anak didik dan dilakukan dengan kasih sayang bukan dengan kekerasan. ” Oknum guru yang bertindak semena-mena terhadak anak didiknya, menandakan mereka telah melegalkan kekerasan diterapkan di dunia pendidikan dan itu tidak bisa dibiarkan. Kami akan segera berkordinasi dengan pihak Dikpora dan memanggil oknum Kepseknya,” janji Harundja.

Sementara itu, Wakil Bupati Bolmut Suriansyah Korompot SH saat dimintai tanggapan berjanji akan segera memanggil oknum Kepsek melalui Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaraga (Dikpora) Bolmut. Menurutnya, kekerasan di dunia pendidikan tidak bisa dibiarkan karena menyalahi aturan dan bisa mengganggu mental anak didik. ” Segera akan kami undang oknum kepsek tersebut,” singkat Korompot

Dihubungi terpisah, kepala Dikpora Bolmut Abdul Nazarudin Maloho berjanji akan memanggil oknum kepsek SDN dua Boroko Timur. Menurutnya sekolah harus dijadikan daya tarik agar disukai para siswa hingga mereka merasa betah disekolah bukan malah menciptakan tindakan yang menyalahi aturan dan berbuat kekerasan disekolah. “Ini tidak dapat dibiarkan, sekolah harusnya menjadi taman yang digemari para siswa. Ini sangat bertentangan dengan fungsi sebagai guru,” tutupnya. (Rndy)

Komentar Facebook

Komentar

Berita Terkait

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *